Pengertian Dari Aqiqah | CahayaAqiqah.Com

Berikut pengertian dari aqiqah menurut lughah / bahas dan syarah (Agama):

Aqiqah menurut bahasa artinya sembelihan atau pemotongan. Ini arti yang dipilih oleh Imam Ahmad bin Hambal sehingga beliau mengatakan: ” Aqiqah itu (artinya) tidak lain melainkan sembelihan itu sendiri. “

Selain itu ada beberapa arti lagi yang diterangkan oleh para ulama di antaranya, ” Asal arti dari aqiqah itu ialah rambut yang dicukur dari kepala anak yang dilahirkan ” atau ” Kambing yang disembelih dan rambut yang dicukur (habis) mmasing-masingnya dinamakan aqiqah. “

Sedangkan arti aqiqah menurut istilah ialah, ” Menyembelih kambing untuk anak pada hari ketujuh dari hari kelahirannya.”

Sumber: BukuMenanti Buah Hati Dan Hadiah Untuk Yang Dinanti

3 Responses

  1. edwinz Says:

    saya berencana akan meng aqiqah kan anak saya,,,tetapi saya tidah tahu syaratnya,apakah bisa dijelaskan apakah syarat syah nya aqiqah,….mohon jawabannya

  2. yasin farras udoro Says:

    pada saat potong rambut hari ke 7 tidak potong kambing karena terbatasnya dana,pertanyaan apa boleh di lakukan jika usia lebih dari satu tahun

  3. Abu Muhammad Ghaaziy Says:

    Aqiqah disunnahkan dilakukan oleh orang tuanya sebelum aqil baligh*. Bila sudah aqil baligh maka harus melaksanakan sendiri, tidak boleh dilaksanakan oleh orang lain. Untuk sumber uang pemeblian aqiqahnya boleh dari orang lain namun tetap yang melaksanakan ijab Qobulnya harus yang bersangkutan. Mengenai batasan waktu, aqiqah tidak terbatas oleh waktu. Kapan saja bahkan walaupun sudah meninggal, dapat dilaksanakan oleh orang yang masih hidup. Sumber Keterangan: Kitab Syarah Bajuri Fathul Qorib (Fashal Udhiyah/ ‘Aqiqah)

Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.