Tips Memilih Hewan Aqiqah Sendiri

Hewan Aqiqah

Sebagai seorang muslim melakukan aqiqah merupakan hal yang penting untuk dilakukan sebagai bentuk rasa syukur. Bahkan ketentuan aqiqah sudah tertuang dalam hadis yang mengatakan kalau bayi terlahir itu dalam keadaan tergadaikan. Maka dari itu setiap orang tua harus menembus putra atau putri yang lahir caranya dengan melakukan aqiqah.

Waktu untuk melakukan aqiqah paling diutamakan ketika bayi berusia 7, 14 bulan atau 21 hari. Namun jika orang tua belum mampu untuk melakukan aqiqah bisa melaksanakannya ketika sudah mampu. Proses aqiqah bisa dilakukan dalam berapa tahap, mulai dari memilih hewan, menyembelih, mengolah daging dan membagikan masakannya.

Tips Memilih Hewan Aqiqah Sendiri

Di dalam memilih hewan untuk aqiqah yang merupakan tahapan pertama ini dianjurkan untuk menggunakan kambing berusia 1 tahun. Sedangkan untuk domba minimal yang sudah berusia 6 bulan dan kondisi hewan harus sehat tidak boleh memiliki cacat.

Kambing yang sehat biasanya mempunyai ciri-ciri yaitu memiliki tubuh kuat, berdada lebar, pinggang lurus, kaki yang kokoh dan kuat. Selain itu kambing juga memiliki ukuran yang besar dan panjang tubuhnya tidak gemuk atau tidak kurus.

Jadi kambing yang sehat itu tidak harus gemuk dan ukuran tidak bisa dijadikan patokan ketika memilih kambing yang sehat. Selain itu ada juga ciri-ciri lain yang bisa melihat kualitas dari kambing untuk dijadikan sebagai pilihan hewan aqiqah. Simak berikut ini beberapa penjelasannya.

1. Memiliki Mata Yang Sehat 

Cobalah perhatikan bagian mata kambing jika matanya tidak fokus atau tidak bisa melihat dengan jelas kemungkinan kondisinya sedang tidak baik. Hindari juga memilih kambing yang memiliki mata merah karena itu merupakan tanda bahwa kambing sedang tidak sehat.

2. Gigi Dan Kuku Bersih

Selanjutnya kambing yang sehat memiliki ciri yaitu dilihat dari gigi dan kuku yang bersih tidak memiliki penyakit atau cacat. Gigi kambing harus kuat untuk mengunyah makanan dan kukunya juga menjadi faktor penting untuk melihat hewan tersebut layak sebagai hewan aqiqah. Selain itu kuku kambing yang kotor menandakan bahwa kambing tersebut memiliki masalah cacingan.

3. Punggung Besar

Kambing yang sehat dan mempunyai banyak daging juga bisa dilihat dari bagian punggung serta pahanya. Apabila kambing mempunyai punggung besar kemungkinan kambing mempunyai daging yang cukup banyak dan bisa menghasilkan porsi masakan yang besar. Biasanya kambing yang ideal dan cukup umur untuk aqiqah memiliki berat 30 sampai 40 kg apabila lebih justru lebih baik.

4. Beli Dalam Kondisi Hidup

Selain itu penting untuk diketahui apabila ingin membeli kambing aqiqah pastikan anda membelinya dalam kondisi masih hidup agar dagingnya tetap segar. Selain itu anda juga bisa memastikan riwayat kesehatan kambing untuk menghindari pembelian kambing yang tidak baik untuk aqiqah.

5. Jangan Beli Kambing Yang Sudah Dipotong

Ketika anda memilih kambing yang sudah dipotong akan memberikan resiko yang cukup besar karena anda tidak bisa melihat langsung kondisi ketika hidupnya. Anda juga tidak tahu apakah kambing tersebut disembelih dengan syariat yang benar atau tidak.

Kambing yang tidak mengikuti syariat yang benar atau tidak menyebut nama Allah maka akan menjadikan kambing tidak halal untuk dikonsumsi. Apalagi kambing akan digunakan sebagai hewan aqiqah untuk menebus putra-putri yang merupakan anugerah.

Apabila anda merasa kesulitan untuk memilih kambing cukup percayakan saja pembelian dan pengolahan kambing kepada jasa aqiqah. Apalagi biasanya jasa Aqiqah sudah berpengalaman dan profesional untuk memberikan paket aqiqah yang memudahkan anda. Mulai dari pemilihan kambing, pemotongan dan proses memasak semuanya sudah bisa dilakukan dengan instan.